Kekerasan sektarian yang terjadi di Republik Afrika Tengah saat ini dinilai oleh Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Navi Pillay sebagai situasi yang telah masuk pada tingkat “menakutkan”. Situasi ini bahkan telah mendorong kekejaman perang termasuk kanibalisme.
Pillay yang mengakhiri kunjungan selama tiga hari ke negara itu melakukan konferensi pers di Bangui pada Kamis (20/3). Dalam konferensi pers itu dirinya mengatakan bahwa saat ini Afrika Tengah telah menjadi negara dengan konflik yang menakutkan dimana tidak saja terjadi pembunuhan, namun juga penyiksaan hingga mutilasi.
Pejabat PBB kelahiran Afrika Selatan berdarah Tamil itu juga telah memberik keterangan pada penyelidik PBB dimana sedikitnya ada empat peristiwa para pembunuh melakukan kanibalisme dari korban-korban mereka. Dan konflik ini masih terus terjadi tanpa solusi perdamaian yang berarti.
Afrika Tengah terus bergolak usai pertarungan politik diantara para pemimpin menghasilkan konflik milisi yang mengatasnamakan agama, dimana warga sipil saling membunuh.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”